
Seketika
aku melihat hamparan sawah yang luas di belakang rumah ustadzah istriku. Sudah
lama aku tidak menikmati keindahan persawahan. Akhirnya aku putuskan untuk
memarkirkan motorku di belakang rumah dan berpetualang di area sawah. Kutelusuri
jalan pematang sawah yang di sisinya ada aliran air irigasi. Karena airnya
jernih, aku ikuti aliran air itu menuju sumbernya.


Di hari kemerdekaan indonesia ini, saya mohon kepada Allah Swt, agar melimpahkan berkah dan rahmatnya kepada seluruh rakyat indonesia. Menjadikan tanah-tanahnya subur, sehingga tanaman bisa tumbuh dengan baik dan para petani menjadi sejahtera dan bahagia. Aku teringat lirik lagu Koes Plus yang menggambarkan keadaan bangsa Indonesia dulu kala.
Bukan lautan
hanya kolam susu
Kail dan jalan cukup menghidupimu
Tiada badai tiada topan kau temui
Ikan dan udang menghampiri dirimu
Bukan lautan hanya kolam susu
Kail dan jala cukup menghidupmu
Tiada badai tiada topan kau temui
Ikan dan udang menghampiri dirimu
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkat kayu dan batu jadi tanaman
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkah kayu dan batu jadi tanaman
Kail dan jalan cukup menghidupimu
Tiada badai tiada topan kau temui
Ikan dan udang menghampiri dirimu
Bukan lautan hanya kolam susu
Kail dan jala cukup menghidupmu
Tiada badai tiada topan kau temui
Ikan dan udang menghampiri dirimu
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkat kayu dan batu jadi tanaman
Orang bilang tanah kita tanah surga
Tongkah kayu dan batu jadi tanaman
Di hari
kemerdekaan ini pula, saya memohon kepada Allah agar mengkaruniakan kepada rakyat
Indonesia seorang pemimpin yang adil dan amanah. Yang peduli terhadap seluruh
rakyatnya. Yang memperhatikan kesejahteraan orang orang miskin. Seperti khalifatul
islam, Umar ibnu Khattab. Aamiin.
MERDEKA!!!!
0 comments:
Post a Comment